Siswa Lereng Merapi Serbu Perpustakaan Keliling

Kemalang,–Berada di Lereng Merapi yang jauh dari perkotaan, tidak menyurutkan semangat ratusan siswa SDN 1 Panggang, Kecamatan Kemalang menambah pengetahuan dengan membaca buku. Mobil perpustakaan keliling dari Kantor Arsip dan Perpustakaan Klaten yang datang ke sekolah tersebut langsung diserbu para siswa.

Petugas Perpustakaan Keliling di SDN 1 Panggang, Reviliana mengatakan mobil perpustakaan keliling datang ke dua SD di wilayah Lereng Merapi yaitu SDN 1 Panggang dan SDN 1 Balerante setiap hari kamis pada minggu pertama dan minggu ketiga setiap bulannya.

“Sehari 2 SD. Nanti setelah setahun, akan pindah ke SD yang lain. Ada 1000an koleksi buku yang dibawa. Paling banyak adalah buku cerita anak,” katanya, Kamis (21/07/2016).

Lia menyampaikan para siswa membaca buku dengan durasi waktu sesuai yang ditentukan dari pihak sekolah. “Para siswa membaca ditempat. Ramai sekali, para siswa antusias membaca. Kami keliling ke daerah-daerah yang jauh dari kota,” lanjutnya.

Dirinya mengungkapkan tujuan perpustakaan keliling ke daerah yang jauh dari kota seperti Lereng Merapi dengan tujuan untuk mengembangkan minat baca siswa dan agar para siswa rajin membaca.

“Anak-anak di daerah Lereng Merapi kan jauh dari kota. Perpustakaan keliling ini menjadi media bagi anak-anak untuk rajin membaca,” urainya.

Sementara itu, Wali Kelas 4 SDN 1 Panggang, Suhartinimengungkapkan keberadaan perpustakaan kelilinh menambah pengetahuan siswa, mendorong siswa senang belajar dan membaca.

“Para siswa yang senang membaca dalam menangkap pelajaran lebih cepat. Banyak materi-materi yang ada di buku koleksi perpustakaan keliling juga diajarkan di sekolah,” urainya.

Dirinya mengaku SDN 1 Panggang belum memiliki ruang perpustakaan. Pihaknya sangat mendukung keberadaan perpustakaan keliling. “Untuk hari ini kami memberikan waktu siswa untuk membaca selama 45 menit,” terangnya.

Terpisah, siswa kelas 4 SDN 1 Panggang, Aprilia mengaku senang dengan kedatangan perpustakaan keliling.”Buku yang saya baca, buku cerita. Kalau bisa perpustakaan keliling datang setiap hari dan buku ceritanya ditambah,” katanya.

Sumber